UJ: "Keluarga Besar LMPI Nyatakan Akan Buat Bambang Hutapea Hengkang Dari Kuningan, Di Duga Banyak Memprovokasi Serta Membunuh Marwah Kaum Pers

( Organisasi Masyarakat/Lembaga Swadaya Masyarakat Laskar Merah Putih Indonesia Kab Kuningan, saat lakukan unjuk rasa di kantor pengacara Bambang Hutapea.) 



7DETIKDOTCOM, KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT, - Terkait Ormas/LSM LMPI Kab Kuningan, yang pada hari kamis siang kemarin lakukan unjuk rasa di depan kantor pengacara Bambang Hutapea, yang berlokasi di jalan raya veteran kota Kuningan, dan dalam orasi terbukanya di hadapan publik, Ketua LMPI Kuningan, Ujang Jenggo, yang akrab di sapa Jenggo atau UJ ini, mengatakan, seorang Bambang Hutapea di duga banyak lakukan unsur-unsur provokasi pada banyak kalangan, baik kalangan eksekutif di beberapa instansi-instansi Pemerintahan Kuningan, kalangan legislatif, dan kalangan warga masyarakat umum tertentu, dengan cara membodoh-bodohi kalangan pers, untuk kepentingan pribadi. 

Dan hal ini, terus menjadi sorotan banyak kalangan, baik warga masyarakat umum, kalangan Ormas/lsm, pihak pemerintahan, dan kalangan masyarakat tertentu, khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan.

Dan isu yang berkembang saat ini dipermukaan, dalam beberapa waktu kedepan akan kembali ada unjuk rasa/demonstrasi susulan ke kantor pengacara Bambang Hutapea di jalan veteran, dan isu yang berkembang  unjuk rasa tersebut gabungan dari beberapa Ormas/LSM, aktivis sosial, dan warga masyarakat umum, secara bergelombang. 

"Kami keluarga besar LMPI Kuningan, Jawa Barat, sudah mendapat restu dari Ketua LMPI Jabar, serta keluarga besar LMPI Pusat, akan terus meminta klarifikasi terkait hal-hal yang kami duga semua bermuara dari seorang Bambang Hutapea yang berstatus sebagai seorang pengacara hukum yang mengerti hukum, namun di duga menjadi dalang dalam persoalan mencemarkan nama baik organisasi kami LMPI. Dan ironisnya lagi, Dia juga di duga banyak melakukan hal-hal yang sangat merugikan banyak pihak, dengan modus-modus yang bersifat provokasi, adu domba, serta ada di balik penjualanan buku-buku untuk perpustakaan di sekolah-sekolah, buku LKS secara ilegal, yang kesemuanya nyaris tanpa ada ISBN, bahkan dugaan jebakan asusila, untuk bisa memakai jasanya sebagai seorang penengah/kuasa hukum agar bisa menjadi juru damai, yang kesemuanya meraup uang puluhan juta rupiah." Kata pria yang akrab di sapa UJ ini, pada 7detikcom dan beberapa awak media lainnya. Jum'at sore tadi saat ditemui di sekreriat yang berlokasi tepat di pinggir jalan arah masuk Perumahan Grand Amelia Kuningan. 

Dan secara terbuka, pihak kami keluarga besar LMPI, sampai saat ini, belum mendengar kabar dari pihak Bambang Hutapea, yang sudah kami beri waktu 1x24 jam, untuk mencoba mendatangi keluarga besar kami, untuk mencoba berikan klarifikasi terkait dirinya  yang kami duga dalang/sutradara dengan banyak berkembangnya isu-isu LMPI Kuningan di bekukan, serta hal pencemaran nama baik keluarga LMPI Kuningan, bahkan menebarkan isu-isu provokasi yang menyesatkan pada pihak kami. Jelas UJ menambahkan. 

"Untuk itu, karena sudah ada restu serta pertimbangan dari Ketua LMPI Jabar, keluarga besar LMPI Jabar dan Pusat juga dari seluruh wilayah lain. Kami berencana akan kembali datangi kantornya di jalan veteran, untuk lakukan unjuk rasa/demonstrasi secara berkala. Hal tersebut akan kembali akan kami lakukan dalam waktu dekat, untuk Bambang Hutapea hengkang dari Kuningan. Karena dia/Bambang Hutapea di duga sudah banyak lakukan hal-hal provokasi terhadap pihak kami, banyak pihak serta menjatuhkan harga diri, nama baik, bahkan marwah kaum pers, yang diperdaya, untuk menulis berita-berita secara sepihak untuk kepentingan pribadi, keuntungan pribadi serta kelompoknya." Tandasnya. 

Terpisah, saat 7detik.com dan beberapa awak media lainnya, ingin lakukan konfirmasi ke Bambang Hutapea, terkait soal dugaan-dugaan yang menunjuk perihal tersebut, dengan mendatangi kantornya yang berada di jalan veteran raya, tampak suasana kosong, serta kami mencoba menghubungi via telepon selularnya, beberapa kali, dengan nomor  0819-1046-2xxx, telpon whatsapp berdering memanggil, tidak bisa di hubungi. 


( Jhn/Redaksi 7detik.com )