( Dodo Wardah, Direktur Perumda Bank Kuningan, saat menerima anugerah the best 54 versi infobank, namun masih dipertanyakan, tulisan dan fakta di lapangan.)
7DETIKDOTCOM, KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT, KOTA KUNINGAN, - Memang untuk meraih suatu penghargaan, predikat bahkan pengakuan karena menjadi yang terbaik itu gampang-gampang susah, ada yang memang sesuai data bahkan fakta di lapangan benar-benar nyata. Akan tetapi ada pula yang memang untuk meraih semua predikat tersebut, bahkan para oknum dengan berbagai cara berani hal-hal yang bersifat melanggar aturan dan lakukan perbuatan yang tidak sesuai aturan data sama, namun fakta di lapangan? Luar biasa tidak sesuai dengan sebagaimana mestinya.
Luar biasa Perumda BPR Bank Kuningan menerima predikat bergengsi "The Best BPR" dan masuk dalam jajaran "The Best 54 BPR Milik Pemda" berdasarkan rating BUMD Keuangan yang dirilis oleh Majalah Infobank dan The Asian Post.
Penilaian yang dilakukan oleh Biro Riset Infobank (birI) didasarkan pada kinerja keuangan yang sehat dengan predikat "Sangat Bagus" selama periode penilaian. Prestasi ini menempatkan Bank Kuningan sebagai BPR terbaik ke-3 nasional untuk kategori aset Rp250 miliar hingga Rp500 miliar, serta menduduki peringkat ke-31 secara nasional dari 413 BPR yang dinilai.
Namun hal tersebut, menjadi banyak pertanyaan warga masyarakat Kuningan, benarkah dan apa benar sesuai fakta di lapangan ataukah hasil dari orat-oret yang bisa di hapus dan di oret ulang? Pasalnya, Ketua Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (Ormas LMPI -red) Marcab Kuningan, yang saat ini dipegang kendali oleh pria berbadan tegap tersebut, yang akrab di sapa Ujang Jenggo, menuturkan.
"Benarkah Bank Kuningan, BPR terbaik ke 3 nasional versi majalah infobank? Dan secara pemikiran, apakah semua itu benar adanya? antara data dan fakta yang ada di lapangan? apakah itu benar-benar sama bahkan serupa?" Tegas Ujang Jenggo, dengan nada bertanya-tanya, pada awak media dan 7detik.com, Minggu sore tadi (12/07/26.)
Perumda BPR Bank Kuningan menerima predikat bergengsi "The Best BPR" dan masuk dalam jajaran "The Best 54 BPR Milik Pemda" berdasarkan rating BUMD Keuangan yang dirilis oleh Majalah Infobank dan The Asian Post. Papar Ujang Jenggo.
Penilaian yang dilakukan oleh Biro Riset Infobank (birI) didasarkan pada kinerja keuangan yang sehat dengan predikat "Sangat Bagus" selama periode penilaian. Prestasi ini menempatkan Bank Kuningan sebagai BPR terbaik ke-3 nasional untuk kategori aset Rp250 miliar hingga Rp500 miliar, serta menduduki peringkat ke-31 secara nasional dari 413 BPR yang dinilai. Masih kata Ujang Jenggo.
Pasalnya, OJK bukan yang memberi penghargaan
tugasnya cuma mengawasi dan memastikan aturan dipatuhi. Kalau masuk daftar majalah, artinya data yang dilaporkan ke OJK terlihat bagus di atas kertas saja.
"Akan tetapi belum tentu sama persis dengan kenyataan di lapangan kalau ada data yang tidak jujur." Tegas Ujang.
Menurut Ujang, Data tersebut, bahkan fakta tersebut semuanya, kenapa bisa ada perbedaan?
Karena satu sisi, pihak Bank dan Direktur Dodo, itu tunjuk penghargaan sebagai bukti kerja bagus.
Dan dari sisi lain, masih ada tanda tanya karena angka sebelum dan sesudah audit beda jauh, sehingga banyak yang curiga apakah data yang dikirim ke majalah itu benar-benar mencerminkan kondisi asli atau sudah dirapikan. Jelasnya secara detail.
"Patut di ingat, hal ini bukan berarti pasti tipu, tapi harus diperiksa ulang secara teliti oleh pihak berwenang (Inspektorat/Kejari) untuk memastikan kesesuaian data dengan bukti asli. Dan cara pasti mengetahuinya, benar atau memang benar tidak sesuai. Akan mendapat penghargaan bagus, kalau benar, tapi tidak bisa jadi alasan untuk menutupi kemungkinan pelanggaran." Terangnya.
Untuk itu, bisa langsung bertanya dan soal data-data ke Inspektorat, lalu bandingkan laporan keuangan asli dengan yang dikirim ke majalah.
Dan koordinasikan lagi ke pihak OJK, lalu cek apakah data yang dilaporkan benar-benar sesuai catatan mereka. Masih kata Ujang menjelaskan.
"Dan jangan lupa datangi pihak Kejari, bilamana atau kalau ada dugaan data dimanipulasi. Ya, pokok ada lagi yang harus di ungkapkan secara detail.tentang perihal tersebut." Tandasnya.
( Jhn/Ry/Redaksi 7detik.com.)