( Dirinya akrab di sapa Bang Deki, atau Dokter Deki, dan sampai saat ini, masih mengemban amanah, memimpin RSUD 45 Kuningan.)
7DETIKDOTCOM, KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT, - Memang selalu terlihat santai, dan bahkan dari penampilan bukan seperti seorang dokter ataupun seorang Aparatur Sipil Negara ( ASN -red) yang di berikan amanah besar, mengemban tugas memimpin serta mengelola Rumah Sakit Umum Daerah 45 (RSUD 45 - red) di Pemerintahan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Selain terlihat santai dalam soal penampilan, pria yang sehari-jari akrab di sapa Dokter Deki ini, sering terlihat aktif dalam beragam kegiatan sosial, baik di dalam lingkungan pekerjaannya sebagai abdi negara, yang menjabat sebagai Direktur RSUD 45, serta diluar aktifitas pekerjaannya, baik di lingkungan rumahnya, maupun di lingkungan luar rumahnya.
Dokter Deki, dirinya kerap di mintai untuk mengisi kegiatan acara seminar, entah itu di kegiatan seminar dari kampus, pemerintahan desa, serta di tempat lainnya, untuk menjadi seorang pembicara, untuk bisa memberikan inspirasi, solusi, motivasi dan ide-ide segar yang bersifat mendorong lagi rasa kepercayaan untuk kesehatan dan masa depan.
( Santai, dan penuh vitalitas serta berpikir tentang mutu, kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi pada masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Kuningan.)
Mau tahu, rekam jejak Dokter Deki, dan profile serta proses perjalanan kariernya, ini rangkuman lengkap profil dan kiprah, dr. Deki Saifullah, MM.Kes. (sering disapa Dokter Deki), Direktur RSUD 45 Kuningan:
PROFIL LENGKAP:
- Nama Lengkap: dr. Deki Saifullah, MM.Kes.
- Tempat, Tgl Lahir: Palembang, 25 April 1974
- Pendidikan:
- Kedokteran – Perguruan Tinggi di Bandung
- Magister Manajemen Rumah Sakit / Kesehatan (MM.Kes.)
- Jabatan: Direktur RSUD 45 Kuningan, dilantik awal tahun 2020 melalui proses seleksi terbuka.
- Prinsip Kerja: Pelayanan adil, profesional, dan merakyat; mengutamakan keselamatan pasien serta kesejahteraan tenaga medis.
👨👩👧👦 KELUARGA:
- Status: Menikah, namun data identitas pasangan dan jumlah anak tidak dipublikasikan secara terbuka demi menjaga privasi keluarga.
- Beliau dikenal sangat menjaga kehidupan pribadi agar tidak tercampur dengan tugas negara; yang diketahui hanya hidup sederhana bersama keluarga di Kuningan.
KETIKA MASIH MENJADI ASN BIASA:
- Masuk PNS tahun 2003, memulai karir dari bawah sebagai dokter pelaksana di RSUD 45.
- Sejak awal sudah dikenal rajin, tidak pilih-pilih tugas, dan sering membantu warga kurang mampu tanpa pamrih.
- Naik jenjang perlahan: 2010 eselon IV, lalu Kabid Pelayanan Medik, hingga akhirnya mengikuti seleksi terbuka menjadi Direktur.
- Prinsipnya sejak dulu: "Kita lahir dari rakyat, bekerja untuk rakyat, dan tidak boleh melupakan siapa kita."
HOBI dan KEPRIBADIAN:
- Membaca buku agama, kedokteran, dan pengembangan diri.
- Beribadah dan mengaji bersama kelompok pengajian lingkungan.
- Berolahraga ringan seperti jalan santai dan bersepeda di waktu luang.
- Suka berbagi ilmu kesehatan secara sederhana kepada siapa saja yang bertanya.
KEPEDULIAN PADA MASYARAKAT KELAS BAWAH:
- Selalu mengupayakan pelayanan tanpa memandang status; warga tidak mampu, lansia, anak yatim mendapat perhatian lebih.
- Sering memeriksa pasien kurang mampu secara pribadi dan membantu meringankan biaya yang tidak ditanggung asuransi.
- Turun langsung ke desa-desa untuk cek kesehatan ibu hamil, balita, dan cegah stunting.
- Tidak pernah membeda-bedakan pelayanan antara pasien kaya dan miskin.
KEGIATAN SOSIAL DI LINGKUNGAN:
- Aktif dalam kegiatan keagamaan, kerja bakti, dan jumat bersih di sekitar tempat tinggalnya.
- Sering diminta menjadi narasumber penyuluhan
kesehatan di masjid, majelis taklim, dan kelompok ibu-ibu.
- Mendukung kegiatan bakti kesehatan gratis yang digerakkan ormas dan relawan.
- Selalu hadir dan merangkul warga tanpa gaya kepemimpinan yang menjauh.
PENILAIAN WARGA KUNINGAN:
- Sangat banyak disukai dan dihargai; dikenal rendah hati, supel, mau mendengar, dan tidak berjarak.
- Sering disebut sebagai pemimpin yang "bisa diajak duduk sebangku" oleh semua kalangan.
- Meskipun data survei khusus untuk pribadinya tidak dirilis secara terpisah, apresiasi publik terhadap kinerja RSUD 45 dan pelayanan yang dipimpinnya mendapat tanggapan sangat positif dari berbagai lapisan masyarakat.
🕰️ KIPRAH SEBELUM MENJABAT DIREKTUR RSUD 45 KUNINGAN:
- Masuk PNS tahun 2003, seluruh karirnya dibangun di lingkungan RSUD 45 Kuningan
- Jabatan sebelumnya: Kepala Bidang Pelayanan Medik, kemudian Plt. Direktur; naik jenjang secara bertahap dan terbukti mampu
- Selalu dekat dengan pasien dan staf; paham seluk-beluk pelayanan rumah sakit dari bawah hingga manajemen
- Pernah aktif menangani kasus gawat darurat, penyakit menular, serta peningkatan mutu pelayanan dasar
🚀 KIPRAH dan TEROBOSAN SELAMA MENJABAT - PENGHARGAAN SERTA PENINGKATAN MUTU:
( Kerap mendampingi Bupati Kuningan, dalam soal penanganan kesehatan, serta memberikan arahan pada semua pihak yang bergelut di bidang kesehatan.)
- Memimpin RSUD 45 meraih Akreditasi Paripurna dan mempertahankannya
- Mengawal proses naik kelas rumah sakit dengan standar pelayanan yang lebih tinggi
- Melakukan evaluasi berkelanjutan agar akreditasi bukan sekadar dokumen, tapi nyata di pelayanan
MENGANGKAT DAN MENGHARGAI TENAGA PROFESIONAL:
- Membuka ruang pengembangan karir dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lain sesuai kompetensi
- Mengupayakan kesejahteraan dan pelatihan berkelanjutan agar tenaga medis makin profesional dan dihargai
- Menciptakan suasana kerja yang suportif, tidak membeda-bedakan status; yang berprestasi diberi ruang berkembang
INOVASI PELAYANAN UNTUK MASYARAKAT:
- Membuka Klinik Sajati 45 – layanan kesehatan lebih dekat ke warga, lengkap dengan poli penyakit dalam, paru, gigi, laboratorium, farmasi, dan penanganan stunting
- Mempercepat penanganan stunting bersama desa-desa dengan angka tinggi, turun langsung ke masyarakat.
- Memperkuat layanan rujukan dari Puskesmas, memastikan warga tidak ditolak saat butuh pertolongan.
- Mencari solusi nyata atas keterbatasan dokter spesialis, termasuk mengajukan penugasan khusus dan beasiswa pendidikan spesialis bagi putra daerah.
SIFAT SOSIAL dan KEPEDULIAN, MANUSIA MEMANUSIKAN MANUSIA:
- Sering turun langsung ke desa-desa, memantau kesehatan ibu hamil, balita, dan warga kurang mampu.
- Menjadi sosok yang jujur, terbuka, dan berani mengakui kekurangan sekaligus berjanji memperbaikinya.
- Menjaga pelayanan tetap terjangkau dan tidak mempersulit warga yang kurang beruntung.
Dokter Deki adalah pemimpin yang tumbuh dari dalam rumah sakit itu sendiri. Ia paham betul perjuangan tenaga medis dan kebutuhan masyarakat Kuningan. Seluruh langkahnya bertujuan agar RSUD 45 benar-benar menjadi rumah sakit milik rakyat yang profesional, adil, dan bisa diandalkan.
( Jhn/Ry/Redaksi 7detik.com )