( Dr. H. Edi Martono, selain supel, santun, dirinya saat ini, menjabat sebagai Kepala Dinas kesehatan Kab Kuningan. saat terima perhargaan.)
7DETIKDOTCOM, JAWA BARAT, KABUPATEN KUNINGAN,_ pria yang akrab di sapa dokter edi, ini banyak menuai rasa simpati, selain supel, dirinya juga humanis, baik dilingkungan kerjanya, bahkan diluar lingkungan kerja sekalipun.
Pada saat ini untuk lebih real lagi soal Pak Dokter Edi, bamyak orang juga tau, sepak terjangnya sati sama lain.
Profil Singkat dr. H. Edi Martono, MARS
- Nama Lengkap: dr. H. Edi Martono, MARS
- NIP: 19740307 200604 1 013
- Jabatan Saat Ini: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan (sejak Juni 2025)
- Pendidikan: Dokter Umum, Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS)
- Pengalaman: Lebih dari 20 tahun di lingkungan kesehatan Pemkab Kuningan
Riwayat Sebelum Menjabat Kadinkes:
1. Direktur RSUD Linggajati Kuningan (2019–2023)
2. Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan & SDM (2023 s/d Juni 2025)
3. Sebelumnya: Mengawali karir sebagai dokter puskesmas, lalu menjabat berbagai posisi struktural di lingkungan Dinas Kesehatan
Sepak Terjang & Keberhasilan:
Saat di RSUD Linggajati:
- Menggalakkan Operasi Katarak Gratis bekerja sama dengan Kemenkes, RS Mata Cicendo, dan Perdami, membantu ribuan warga kurang mampu terhindar dari kebutaan
- Mendorong peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan, memperkuat akreditasi rumah sakit
- Membangun budaya pelayanan yang lebih ramah dan dekat dengan masyarakat
Sejak Menjadi Kadinkes:
- Fokus utama: Penurunan angka stunting, perbaikan pelayanan dasar di puskesmas, dan persiapan meraih predikat Kabupaten Sehat / Swasti Saba
- Memperkuat sinergi seluruh puskesmas, labkesda, dan gudang farmasi agar pelayanan merata dan cepat
- Memastikan warga miskin tetap mendapat layanan gratis meski ada penyesuaian retribusi
- Memperjuangkan status kepegawaian tenaga kesehatan lewat skema BLUD, menambah 88 tenaga baru agar pelayanan lebih maksimal
- Mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi dan pihak swasta lewat program CSR kesehatan
Terobosan yang Patut Dicontoh;
Pelayanan berbasis komunitas: Mengajak semua pihak bahu-membahu menjaga kesehatan, bukan hanya urusan dinas saja
Prioritas kelompok rentan: Selalu memastikan warga miskin, lansia, dan anak tetap terlayani tanpa hambatan biaya
Ormas Keterbukaan & sinergi: Sering berkoordinasi dengan DPRD, tokoh masyarakat, dan ormas untuk mendengar masukan langsung
esehatan lingkungan: Aktif mengajak jaga kebersihan lingkungan sebagai kunci utama kesehatan warga
Kegiatan Sosial di Luar Tugas;
- Aktif terlibat dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan di wilayah Kuninga
- Sering hadir dan mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang digerakkan ormas, mahasiswa, dan komunitas
- Terlihat turun langsung kerja bakti, jumat bersih, dan kampanye hidup sehat bersama warga
Soal Keramahan dan Kekeluargaan
Berdasarkan pantauan media, catatan kegiatan, dan kesaksian banyak pihak:
Sangat dikenal dan ramah: Sering turun langsung ke puskesmas, desa, dan berbaur dengan warga tanpa jarak
Dihargai bawahan: Selalu mengutamakan prinsip 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) dalam bekerja, mendukung pengembangan karir staf, memperjuangkan status kepegawaian BLUD agar kesejahteraan tenaga kesehatan lebih terjamin
( Dr. Edi Martono, Kepala Dinas Kesehatan Kabipaten Kuningan, yang memang dikena familiar dan humanis.)
Selain itu Dokter Edi, ini begitu di segani karena mudah akrabpada siapapun baik pada kolega mitra; Sering mengundang masukan dari DPRD, ormas, tokoh masyarakat, dan terbuka menerima kritik; dinilai pemimpin yang adil, mendengar, dan tidak kaku
Gaya kepemimpinan: Humanis, transparan, mengutamakan musyawarah, dan selalu menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya
Secara umum, nama beliau sangat familiar di kalangan tenaga kesehatan dan masyarakat Kuningan, dikenal sebagai sosok yang dekat, santun, dan bisa diajak kerja sama.
Sepak Terjang & Keberhasilan:
Saat di RSUD Linggajati:
- Menggalakkan Operasi Katarak Gratis bekerja sama dengan Kemenkes, RS Mata Cicendo, dan Perdami, membantu ribuan warga kurang mampu terhindar dari kebutaan
- Mendorong peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan, memperkuat akreditasi rumah sakit
- Membangun budaya pelayanan yang lebih ramah dan dekat dengan masyarakat
Sejak Menjadi Kadinkes:
- Fokus utama: Penurunan angka stunting, perbaikan pelayanan dasar di puskesmas, dan persiapan meraih predikat Kabupaten Sehat / Swasti Saba
- Memperkuat sinergi seluruh puskesmas, labkesda, dan gudang farmasi agar pelayanan merata dan cepat
- Memastikan warga miskin tetap mendapat layanan gratis meski ada penyesuaian retribusi
- Memperjuangkan status kepegawaian tenaga kesehatan lewat skema BLUD, menambah 88 tenaga baru agar pelayanan lebih maksimal
- Mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi dan pihak swasta lewat program CSR kesehatan
Terobosan yang Patut Dicontoh;
Pelayanan berbasis komunitas: Mengajak semua pihak bahu-membahu menjaga kesehatan, bukan hanya urusan dinas saja
Prioritas kelompok rentan: Selalu memastikan warga miskin, lansia, dan anak tetap terlayani tanpa hambatan biaya
Ormas Keterbukaan & sinergi: Sering berkoordinasi dengan DPRD, tokoh masyarakat, dan ormas untuk mendengar masukan langsung
esehatan lingkungan: Aktif mengajak jaga kebersihan lingkungan sebagai kunci utama kesehatan warga
Kegiatan Sosial di Luar Tugas;
- Aktif terlibat dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan di wilayah Kuninga
- Sering hadir dan mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang digerakkan ormas, mahasiswa, dan komunitas
- Terlihat turun langsung kerja bakti, jumat bersih, dan kampanye hidup sehat bersama warga
Soal Keramahan & Kekeluargaan
Berdasarkan pantauan media, catatan kegiatan, dan kesaksian banyak pihak:
Sangat dikenal dan ramah: Sering turun langsung ke puskesmas, desa, dan berbaur dengan warga tanpa jarak.
Dihargai bawahan: Selalu mengutamakan prinsip 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) dalam bekerja, mendukung pengembangan karir staf, memperjuangkan status kepegawaian BLUD agar kesejahteraan tenaga kesehatan lebih terjamin
Dihormati kolega mita mitra: Sering mengundang masukan dari DPRD, ormas, tokoh masyarakat, dan terbuka menerima kritik; dinilai pemimpin yang adil, mendengar, dan tidak kaku
Gaya kepemimpinan: Humanis, transparan, mengutamakan musyawarah, dan selalu menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya.
Secara umum, nama beliau sangat familiar di kalangan tenaga kesehatan dan masyarakat Kuningan, dikenal sebagai sosok yang dekat, santun, dan bisa diajak kerja sama.
Saat di RSUD Linggajati:
- Menggalakkan Operasi Katarak Gratis bekerja sama dengan Kemenkes, RS Mata Cicendo, dan Perdami, membantu ribuan warga kurang mampu terhindar dari kebutaan
- Mendorong peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan, memperkuat akreditasi rumah sakit
- Membangun budaya pelayanan yang lebih ramah dan dekat dengan masyarakat.
Sejak Menjadi Kadinkes:
- Fokus utama: Penurunan angka stunting, perbaikan pelayanan dasar di puskesmas, dan persiapan meraih predikat Kabupaten Sehat / Swasti Saba
- Memperkuat sinergi seluruh puskesmas, labkesda, dan gudang farmasi agar pelayanan merata dan cepat
- Memastikan warga miskin tetap mendapat layanan gratis meski ada penyesuaian retribusi
- Memperjuangkan status kepegawaian tenaga kesehatan lewat skema BLUD, menambah 88 tenaga baru agar pelayanan lebih maksimal
- Mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi dan pihak swasta lewat program CSR kesehaatan
Mengajak semua pihak bahu-membahu menjaga kesehatan, bukan hanya urusan dinas saja
Prioritas kelompok rentan: Selalu memastikan warga miskin, lansia, dan anak tetap terlayani tanpa hambatan biaya
Ormas Keterbukaan dan sinergi: Sering berkoordinasi dengan DPRD, tokoh masyarakat, dan ormas untuk mendengar masukan langsung
esehatan lingkungan: Aktif mengajak jaga kebersihan lingkungan sebagai kunci utama kesehatan warga
Kegiatan Sosial di Luar Tugas;
- Aktif terlibat dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan di wilayah Kuninga
- Sering hadir dan mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang digerakkan ormas, mahasiswa, dan komunitas.
Terlihat turun langsung kerja bakti, jumat bersih, dan kampanye hidup sehat bersama warga
Soal Keramahan & Kekeluargaan
Berdasarkan pantauan media, catatan kegiatan, dan kesaksian banyak pihak:
Sangat dikenal dan ramah: Sering turun langsung ke puskesmas, desa, dan berbaur dengan warga tanpa jarak.
Dihargai bawahan: Selalu mengutamakan prinsip 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) dalam bekerja, mendukung pengembangan karir staf, memperjuangkan status kepegawaian BLUD agar kesejahteraan tenaga kesehatan lebih terjamin
Dihormati kolega mita mitra: Sering mengundang masukan dari DPRD, ormas, tokoh masyarakat, dan terbuka menerima kritik; dinilai pemimpin yang adil, mendengar, dan tidak kaku
Gaya kepemimpinan: Humanis, transparan, mengutamakan musyawarah, dan selalu menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya
Secara umum, nama beliau sangat familiar :di kalangan tenaga kesehatan dan masyarakat Kuningan, dikenal sebagai sosok yang dekat, santun, dan bisa diajak kerja sama.
( Jhn/Ry/Redaksi 7detik.com )