( Tablik Akbar Borneo, Bertema Bersama Membangun Bangsa.)
7DETIKDOTCOM, KOTA SAMARINDA, KALIMANTAN, - Minggu 7 Juni siang tadi, tepatnya di masjid Istiqlal samarinda berlokasi di jln, Slamet Riyadi, kelurahan teluk lerong ulu, kecamatan sungai kunjung, kota samarinda, Kalimantan timur. Dengan khidmat menunjukkan generasi Islam yang cerdas dan tidak mudah terprovokasi oleh berita hoax maupun menimbulkan perpecahan di dalam tubuh Islam, kita ketahui bahwa negara Indonesia mayoritas umat Islam, dan banyak sekali kelompok-kelompok atau organisasi Islam yang tujuannya memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara, agar menjadi pemerintahan yang baik, namun sayang sekali banyak isu yang membuat saudara muslim kita terutama yang menjalankan Islam mengikuti jejak para salafussaleh di lebeli khawarij, wahabi ataupun tidak pro dengan pemerintah, namun dengan adanya tablig akbar yang di selenggarakan di masjid Istiqlal samarinda membuktikan bahwa asumsi atau stetment yang di bawakan oknum dengan berita-beritanya dapat di bantah.
Kurang lebih 1000 orang berantusias menghadiri tablig akbar tersebut yang jamaah nya bahkan dari luar pulau, dengan semangat menuntut ilmu para asatid memberikan dakwah gebrakan yang sangat luar biasa, tema yang di bawakan bukan kaleng-kaleng yang setiap umat Islam mendengarnya bisa sadar akan pentingnya menjaga keamanan stabilitas negara.
Berikut tema yang di bawakan :
1. Sesi 1 oleh ust Abdussomad bawazir hafizhahullah dengan tema : bersinergi membangun negeri.
2. ust Muhammad bin Umar assewed hafizhahullah dengan tema : bersama membangun bangsa.
3. ust usamah bin Faisal Mahri Lc hafizhahullah dengan tema : indahnya persatuan dan kebersamaan.
4. ust qomar suaidi ZA Lc hafizhahullah dengan tema : stabilitas negeri kunci pembangunan bangsa.
5. ust Muhammad afiffuddin hafizhahullah dengan tema : bimbingan Islam dalam bermasyarakat.
Acara tersebut di mulai dari pukul 08:00 hingga sore hari pukul 17:00 WIT, para jamaah terlihat sangat menikmati acara tersebut, kehadiran mereka membawa suasana yang menjadikan bahwa umat Islam harus berantusias dan berlomba-lomba dalam menuntut ilmu, tema yang di bawakan sangatlah bermanfaat dan mengingatkan kita kembali pentingnya persatuan dan kesatuan, membangun bangsa dengan sifat khusnuzon menaati ulil amri minkum selagi mereka tidak keluar dari keimanan dan tidak mengikuti kesesatan yang di benci Allah, selama pemerintah masih dalam koridor yang aman dan masih menjalankan kewajiban sebagai muslim, maka hendaklah umat Islam berbahagia dan tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang ingin memecah belah persatuan umat Islam dalam membela negaranya.
Acara ini membuktikan serta menunjukkan kepada masyarakat, bahwa umat Islam yang mengikuti jalannya salafushaleh mampu dan dapat di andalkan dalam persatuan umat membela negaranya dan menaati pemimpinnya.
Para jamaah wanita dengan pakaian serba hitam, dan jamaah laki-laki yang berpakaian gamis, membuktikan bahwa mereka adalah muslim yang taat dan stetmen atau asumsi liar dapat di bantah bahwa mereka yang mengikuti salafussalah bukanlah teroris yang membenci pemerintah, dengan propaganda, berita hoax dll.
Mereka sama seperti yang lain, mereka umat Islam yang menekankan agar selalu taat kepada pemerintah tidak di ajarkan bhugot atu melawan pemerintah.
( Fazri Pahlawan/Redaksi 7detik.com.)