( Ujang Jenggo, Ketua LMPI Kab Kuningan.)
7Detikdotcom, JAWA BARAT, KABUPATEN KUNINGAN, - Terkait adanya pemberitaan di salah satu media online yang tersiar di wilayah Kabupaten Kuningan pada beberapa hari kebelakang, tentang adanya unsur dugaan bahwa beberapa orang dari kader atau anggota Organisasi Masyarakat/Lembaga Swadaya Masyarakat dari Laskar Merah Putih Indonesia ( Ormas/LSM LMPI -red) Kuningan, telah melakukan unsur intimidasi atau ancaman pada salah satu wartawan media online tersebut, secara tegas di bantah keras ketua LMPI Kuningan, yang saat ini dipegang kendali oleh Ujang Jenggo, pria berbadan atletis yang akrab disapa Jenggo tersebut.
Pada 7detikcom dan beberapa awak media, Ujang Jenggo, secara tegas, dirinya mengatakan.
"Coba di simak lagi rekaman video yang disebar oleh pihak media online dari SBI tersebut, apakah ada wartawan atau orang dari media tersebut yang kami tunjuk mukanya serta kami intimidasi, dan dalam rekaman video tersebut sudah sangat jelas kami tujukan pada oknum orang yang bilamana mencoreng nama organisasi kami bernaung di LMPI, akan kami buat perhitungan, dalam bahasa Sunda modaran." Jelas Ujang Jenggo, pada awak media, di hadapan para anggotanya. Kemarin Senin ( 01/06/26.)
Dalam hal ini, lebih jauh lagi Ujang Jenggo menambahkan, pihak kami, mendatangi salah satu kediaman atau kontrakan seseorang yang katanya disitu wartawan media online bertempat tinggal, pihak kami hanya datang untuk mengklarifisi soal adanya pemberitaan yang menyudutkan Mitra Kerja kami, sebab dalam isi pemberitaannya tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu ke pihak yang diberitakan entah si pengelola gedung atau si pemilik gedung yang di beritakan tersebut.
Bahkan yang lebih ironisnya lagi, di pemberitaan yang ditulis oleh salah satu pihak wartawan di media online tersebut, seperti memvonis/menyudutkan tanpa ada kata dugaan atau hal yang bersifat positif. Yang jelas, hal ini yang perlu di klarifikasi, apalagi itu pemberitaan yang banyak di baca orang, kan bisa menyebabkan unsur fitnah. Masih kata Ujang Jenggo.
"Intinya adanya pemberitaan tersebut, seharusnya salah wartawan media online tersebut, harus berkerja atau menulis secara profesional, konfirmasi terlebih dahulu, itu benar atau tidaknya, serta harus ada hak jawab secara untuk yang diberitakan. Dan untuk masalah tantangan adu jotos alias boxing dalam ring satu lawan satu, kami siap layani secara jantan, sebab bila sudah ditantang, prinsip kami adalah, anda jual kami beli." Tandasnya.
(JHN/Redaksi 7detik.com)