Timbunan Sampah Menggunung, Di SMPN 4 Binjai

( Terlihat timbunan sampah menggunung di halaman SMPN 4 Binjai Sumatera Utara.) 


7DETIKDOTCOM, KOTA BINJAI, SUMATERA UTARA, - Kondisi memprihatinkan terlihat di lingkungan SMP Negeri 4 Binjai, di mana tumpukan sampah dilaporkan telah menggunung selama berbulan-bulan tanpa penanganan yang memadai.
Pantauan di lokasi menunjukkan sampah berupa limbah plastik, styrofoam, dan sisa makanan menumpuk di area yang berdekatan dengan ruang belajar serta kantin siswa. Kondisi ini memicu bau tidak sedap dan mengundang banyak lalat yang berpotensi mengganggu aktivitas belajar.

Keberadaan lalat yang cukup banyak serta bau menyengat dari tumpukan sampah dilaporkan telah mengganggu konsentrasi siswa saat mengikuti proses pembelajaran. Selain itu, kondisi lingkungan yang tidak kondusif tersebut dinilai dapat menurunkan kenyamanan dan fokus belajar di dalam kelas.

Sejumlah pihak menyampaikan kekhawatiran bahwa situasi tersebut tidak hanya merusak kenyamanan lingkungan sekolah, tetapi juga berisiko terhadap kesehatan siswa. Lalat yang hinggap di sampah berpotensi membawa bakteri ke makanan yang dikonsumsi di area kantin.
( Lokasi dalam pelataran SMPN 4 Binjai, terlihat sampah yang menggunung.) 

“Ini bukan lagi sekadar persoalan kebersihan, tetapi sudah menyangkut kesehatan siswa,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Selain itu, kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya pengelolaan kebersihan di lingkungan sekolah. Mengingat lokasi tumpukan sampah berada di area yang cukup terlihat, pembiaran dalam waktu lama menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan dan tanggung jawab pihak terkait.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah terkait penyebab dan rencana penanganan masalah tersebut.

Masyarakat berharap pihak sekolah segera mengambil langkah konkret, termasuk pembersihan menyeluruh, pengelolaan sampah yang lebih baik, serta koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan layak bagi siswa.

( Arif/Redaksi.)