Musyawarah Mufakat Zuriat Sewali, Tuanku Ariefanda Aziz Didaulatkan sebagai Sultan Negeri Langkat

( Tuanku Ariefanda Aziz, Didaulatkan sebagai Sultan Negeri Langkat."



7DETIKDOTCOM, SUMATERA UTARA, KOTA LANGKAT, - Wafatnya Duli Yang Maha Mulia Tuanku Azwar Aziz Abdul Jalil Rahmadsyah pada hari Selasa, kemarin, 12 Mei 2026 M bertepatan dengan 24 Dzulqa’dah 1447 H pukul 13.00 WIB, maka sesuai adat istiadat Melayu Kesultanan Negeri Langkat, seluruh zuriat dan waris Kesultanan berkumpul untuk bermusyawarah dan bermufakat dalam menentukan penerus tahta Kesultanan.

Dalam adat istiadat Melayu dikenal ungkapan:
“Raja mangkat, raja diangkat. Raja diangkat, raja menanam.”
Ungkapan tersebut mengandung makna bahwa apabila seorang Sultan wafat, maka Sultan pengganti terlebih dahulu wajib didaulat dan dikukuhkan sebelum jenazah Sultan mangkat dimakamkan. Setelah pengangkatan tersebut, Sultan yang baru didaulat itulah yang memimpin serta melaksanakan prosesi pemakaman Sultan sebelumnya sebagai simbol kesinambungan daulat, pemerintahan, adat, dan marwah Kesultanan yang tidak boleh terputus dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Berlandaskan adat, musyawarah, dan permufakatan zuriat Kesultanan Negeri Langkat tersebut, maka pada hari yang sama, Selasa, 12 Mei 2026 M / 24 Dzulqa’dah 1447 H pukul 21.20 WIB, dengan memohon rahmat dan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala serta berpegang teguh kepada adat istiadat Melayu Kesultanan Negeri Langkat, maka:

( Tuanku Ariefanda Aziz bin Tuanku Azwar Aziz Rahmadshah, hari ini di daulatkan sebagai Sultan Negeri Langkat.) 

Yang Mulia Tuanku Ariefanda Aziz bin Tuanku Azwar Aziz Rahmadshah (Allahyarham)
telah didaulat dan diamanahkan sebagai:
SULTAN NEGERI LANGKAT.

Prosesi adat dimulai dari musyawarah mufakat perwakilan zuriat sewali dipimpin oleh Tengku Daniel Mozart dari Zuriat Sulung Muhammad Syarif kemudian pengukuhan Sultan terpilih oleh Kepala Majelis Kerapatan Adat Kesultanan Langkat, Tengku Zulkifli Hamzah dari Zuriat Hamzah. Selanjutnya, Tengku Zulkifli Kamil Aziz dari Zuriat Aziz menyerahkan Keris Alang Diraja kepada Duli Yang Maha Mulia Tuanku Ariefanda Aziz.

Keris tersebut merupakan keris regalia penobatan Kesultanan sekaligus lambang amanah, legitimasi adat, serta kesinambungan warisan Kesultanan Negeri Langkat yang diwariskan secara turun-temurun.

Prosesi pendaulatan ini menjadi penegasan bahwa adat, marwah, dan kesinambungan Kesultanan Negeri Langkat tetap terpelihara sebagaimana diwariskan oleh para pendahulu Melayu Langkat dari masa ke masa. 

Doa dan harapan dipanjatkan agar Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa menganugerahkan taufik, hikmah, kekuatan, kesehatan, dan keberkahan kepada Duli Yang Maha Mulia Sultan Negeri Langkat dalam memimpin, menjaga persatuan zuriat dan masyarakat Melayu, memelihara marwah adat istiadat, serta menegakkan nilai-nilai keadilan, kebijaksanaan, dan kemuliaan di bumi Langkat.

( Arief/Redaksi 7detik.com) 1¹¹1