Bappeda dan CSR? Selain Bank BJB, Bank Kuningan Sudah Keluarkan CSR Tanda Bakti Membangun Kuningan

  ( Tanda bakti membangun Kuningan, Dengan bangun tugu/angklung dari dana CSR Bank Kuningan, 2026.) 



7DETIKDOTCOM, KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT, - Kabupaten Kuningan akan terus berkembang dan terus membangun, baik pembanguna non fisik maupun fisik sekalipun, bilamana semua pihak yang berkebutuhan dalam menjalankan perusahaan bisa saling baju membahu dengan pihak Pemkab Kuningan, salah satunya adalah ikut lakukan bantuan sosial atau ikut berperan serta berikan/mengeluarkan CSR. 

Dan begitu patut di acungi jempol bahkan patut di ikuti jejaknya, oleh Perusahaan-perusahaan lainnya, serta Bank-banl. Lainnya yang ada di Kabupaten Kuningan. Selain Bank Jawa Barat, Perumda BPR Kuningan, atau Bank Kuningan, yang baru beberapa bulan kebelakang tahun 2026 ini, turut serta membangun Kuningan, dengan dirikan "Tugu Angklung, " di jalan baru Cigugur - Cisantana. 
( Tugu Angklung menjadi simbol tersendiri bagi yang mengerti arti pembangunan, budaya, dan pariwisata.) 

Dan ini dia yang ada tercatat beberapa Perusahaan yang ada di Kabupaten Kuningan, dan terpublish turut berperan membangun Kuningan, dengan mengeluarkan CSR. Selebihnya, entahlah, tanda tanya tersendiri. 

Ini dia data informasi yang perlu sedikit kita ketahui bersama. 🏢 PERUSAHAAN YANG SUDAH MENGELUARKAN CSR (Selain BJB & Bank Kuningan)
 
Berdasarkan data yang ada, ini beberapa perusahaan yang rutin menyalurkan CSR di Kuningan:
 
✅ Bank BRI
 
- Pernah salurkan Rp 750 juta buat pembangunan di Desa Cikaso (kolam renang, kantor BUMDes, dll).
 
✅ Perumda BPR Kuningan
 
- Aktif salurkan bantuan, misalnya buat pencegahan karhutla di Gunung Ciremai.
 
✅ PT Charoen Pokphand Jaya Farm
 
- Baru saja kasih bantuan tempat sampah ke Dinas Lingkungan Hidup.
 
✅ PT Palma Indonesia
✅ PT Sumber Inti Pangan
✅ PT Alfaria Trijaya (Alfamart)
✅ Hotel Santika Premiere Linggarjati
 
- Ini tercatat aktif melaporkan CSR-nya ke pemerintah daerah.
 
 PERUSAHAAN YANG BELUM / KURANG AKTIF
 
Sayangnya daftar nama yang belum bayar atau belum lapor itu TIDAK DIPUBLIS secara terbuka di internet, karena itu data internal pemerintah.
 
Tapi yang pasti:
 
- Masih banyak perusahaan besar, pabrik, dan usaha swasta lain yang belum melaporkan atau belum menyalurkan CSR-nya secara maksimal ke daerah.
- Ada juga yang menyalurkan tapi tidak lewat jalur resmi Pemkab, jadi tidak tercatat di data resmi.
 
Kalau Kakak mau tahu nama-namanya secara detail, biasanya harus mengajukan permohonan informasi publik langsung ke instansi yang mengelola ya.
 
DINAS / INSTANSI YANG BERTANGGUNG JAWAB
 
Di Kabupaten Kuningan, yang mengurus CSR itu bukan satu dinas saja, tapi dikoordinir oleh:
 
1. BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) 👈 Paling Utama
 
- Ini yang jadi Koordinator Utama.
- Tugasnya: Menerima laporan dari perusahaan, mencocokkan program dengan kebutuhan daerah, dan mengevaluasi.
- Ada "Tim Fasilitasi CSR" yang bekerja di bawah Bappeda.
 
2. Berbagai Dinas Terkait (Sesuai Bidang)
 
- Dinas Sosial: Kalau CSR-nya buat bantuan sosial, yayasan, dll.
- Dinas Lingkungan Hidup: Kalau buat lingkungan, sampah, hutan.
- Dinas Pendidikan: Kalau buat sekolah/beasiswa.
- BPBD: Kalau buat bencana alam.
​- Dinas Kesehatan: Kalau buat fasilitas kesehatan.
 
Kesimpulannya:
Kalau mau menagih atau menanyakan siapa yang belum bayar, alamatnya ke BAPPEDA KABUPATEN KUNINGAN. Karena disanalah dan Mereka yang punya data lengkapnya. Undang-undang Informasi Keterbukaan Publik. 

( Ry/team Redaksi 7detik.com.)