Bupati Dian, Lantik 4 Pejabat Tinggi Pratama, Di Kawasan Cadas Poleng, Cisantana Cigugur

  ( Usai pelantikan para pejabat tinggi pratama, Bupati Dian dan Wabup Tuti berpose bersama. ) 



7DETIKDOTCOM, KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT, - Dan pada akhirnya, 4 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan secara resmi dilantik Bupati Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M. Si, dengan di dampingi Wakilnya Tuti, di Kawasan Cadas Poleng, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, kemarin Rabu (29/4/2026).

Mereka yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Kuningan Nomor 562 Tahun 2026 itu diantaranya. Tatiek Ratna Mustika, S.Sos, M.T. sebagai Kepala Dinas Sosial.

Aries Susandi, S.T, M.Si. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan. 

Rangga Apriatna, S.STP, M.AP. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. 

H. Apip Ropi’i, Ners, S.Sos, S.KM, M.M.Kes. sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Bersamaan dengan itu dilakukan pula pengangkatan pejabat administrator dan pengawas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan keputusan Kementerian Dalam Negeri, yakni Didi Ahyana, S.Sos. sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan. 

Agha Adhinugraha, S.Sos, M.Si. sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan. Denni Abdurahim, S.E. sebagai Kepala Subbagian Keuangan.

Saat manyampaikan sambutan Bupati Dian mengaku, jika dirinya memilih Cadas Poleng sebagai lokasi pelantikan, hal ini merupakan simbol titik awal pendakian menuju puncak Gunung Ciremai. Filosofi tersebut memberikan gambaran perjalanan bagi para pejabat yang baru dilantik, bahwa tantangan ke depan akan semakin terjal dan kompleks.

“Semakin tinggi posisi, semakin besar tantangan. Terpaan akan semakin kuat. Maka ketika kita merasa goyah, jangan berpegang pada jabatan, tetapi berpeganglah pada aturan,” ujarnya.

Bupati Dian menegaskan, bahwa jabatan bukanlah bentuk penghargaan, melainkan amanah yang mengharuskan kerja keras dan kesungguhan. Apalagi birokrasi saat ini dituntut bergerak cepat, adaptif, dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Menurut Dian, ukuran keberhasilan tidak lagi sebatas program dan aturan, melainkan sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya. Untuk itu, dia mendorong seluruh pejabat untuk menghadirkan inovasi dan terobosan, meninggalkan pola kerja lama yang stagnan, serta berani mengambil langkah baru yang berdampak positif.

“Tak hanya itu, kinerja para pejabat juga akan dievaluasi secara berkala dengan indikator yang terukur. Disiplin, konsistensi, dan capaian nyata menjadi tolok ukur utama dalam menjalankan amanah jabatan." Ungkap Dian.

Selain mengingatkan pentingnya keteladanan dalam kepemimpinan. Karena, seorang pemimpin tidak hanya didengar melalui kata-kata, tetapi diteladani melalui sikap dan tindakan.

Dalam hal tersebut, Bupati Dian, turut serta mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan hati yang bersih, pikiran terbuka, serta semangat pengabdian yang tinggi.

“Jejak seorang pejabat tidak ditentukan oleh jabatannya, tetapi oleh karya dan manfaat yang ditinggalkan. Pengabdian itulah yang akan dikenang oleh masyarakat." Tutupnya. 


( Jn/Ry/Redaksi.)