Warga Kota Medan, Mengeluh Akibat Langkahnya BBM.

   ( Akibat sulitnya BBM di Kota Medan, antriannpara pembeli mengular di sepanjang jalan arah masuk pom bensin. "



7DETIKDOTCOM, KOTA MEDAN, SUMATERA UTARA, - Panic Buying BBM Melanda Sumatera Utara Sejak 5 Maret, Antrean Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU. Fenomena panic buying bahan bakar minyak (BBM) terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara sejak Kamis malam, 5 Maret kemarin hingga hari ini Selasa (10/03/2026.) Kepanikan masyarakat memicu antrean panjang kendaraan di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), terutama di Kota Medan dan daerah sekitarnya. 

Pantauan di lapangan menunjukkan ratusan kendaraan roda dua dan roda empat memadati sejumlah SPBU. Antrean bahkan mengular hingga keluar area SPBU dan menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi pengisian bahan bakar.

Beberapa SPBU yang dilaporkan mengalami antrean panjang antara lain berada di kawasan Jalan AH Nasution, Jalan Ngumban Surbakti, Jalan Setiabudi, hingga wilayah Medan Johor dan Ringroad Medan. Pengendara disebut harus menunggu antara 25 hingga 30 menit untuk dapat mengisi bahan bakar. 

Fenomena serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain di Sumatera Utara seperti Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, hingga Pematangsiantar, yang turut mengalami lonjakan kendaraan di SPBU. Kondisi tersebut terjadi seiring meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan kelangkaan energi.

Kepanikan warga dipicu oleh beredarnya informasi di media sosial mengenai potensi keterbatasan stok BBM serta dampak konflik geopolitik di Timur Tengah yang disebut dapat memengaruhi pasokan energi global. Isu yang beredar bahkan menyebut stok BBM nasional hanya cukup untuk beberapa minggu ke depan, sehingga masyarakat berbondong-bondong mengisi tangki kendaraan mereka. 

Meski demikian, pemerintah daerah bersama pihak Pertamina memastikan bahwa stok BBM untuk wilayah Sumatera Utara masih dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan normal. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena panic buying justru berpotensi memicu kelangkaan sementara di tingkat SPBU. 

Hingga saat ini, kondisi di sejumlah SPBU masih terpantau ramai dengan antrean kendaraan, namun penyaluran BBM kepada masyarakat dilaporkan tetap berlangsung tanpa gangguan distribusi.


( Arf009/Redaksi.)