Densus 88 AT Polri Perkuat Reintegrasi Sobat Damai - Eks Napiter di Sumut Lewat Buka Puasa Bersama

   ( Densus 88, Intelkam Polri, Kesbangpol dan para mantan Napiter, lakukan foto bersama usai lakukan kegiatan bika bersama.)



7DETIKDOTCOM, KOTA MEDAN, SUMATERA UTARA,- 
Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri bersama Direktorat Intelkam Polda Sumatera Utara dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Sobat Damai (eks narapidana terorisme) Sumut beserta keluarga.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat proses resosialisasi dan reintegrasi sosial eks napiter di tengah masyarakat.

Selain sebagai momentum berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antar anggota Sobat Damai serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di wilayah Sumatera Utara.

Dalam keterangannya kepada awak media 7detik.com, Kasatgaswil Densus 88 AT Sumatera Utara, Kombes Pol. Dr. Didik Novi Rahmanto, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga komitmen perdamaian.
Ia mengimbau para anggota Sobat Damai untuk tetap istiqomah di jalan damai, menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta turut berperan aktif dalam menjaga perdamaian dan kondusivitas di tengah masyarakat.
“Ini adalah harapan kita bersama, agar situasi Sumatera Utara tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat menerima keberadaan Sobat Damai eks napiter di lingkungan masing-masing, serta melibatkan mereka dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan proses reintegrasi sosial, sehingga para eks napiter dapat kembali menjalani kehidupan secara normal dan produktif.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Salah satu perwakilan Sobat Damai, Ustadz Fathudin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut.

Ia menilai kegiatan semacam ini memiliki dampak besar dalam membangun rasa kebersamaan serta memperkuat keterikatan para eks napiter terhadap daerahnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkesinambungan dalam berbagai kesempatan, sehingga tumbuh rasa memiliki terhadap Sumatera Utara dan semangat untuk bersama-sama menjaga perdamaian, dan memajukan Sumatera Utara," ungkapnya.

Ia juga berharap keterlibatan tidak hanya datang dari aparat kepolisian dan Kesbangpol, tetapi juga dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara lebih luas.
Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan proses pembinaan dan pendampingan terhadap eks napiter dapat berjalan lebih komprehensif dan berkelanjutan.

 Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan kondisi daerah yang aman, damai, serta mendukung terwujudnya Sumatera Utara sebagai daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur

(T.Arfad/Redaksi.)