Semoga Amanah, Selain Merangkap Sebagai Plt Dinsos, Sekda Uu Kusmana, Pegang Mega Proyek 300 Miliar

   ( Uu Kusmana, Sekretaris Daerah Kuningan, yang merangkap Plt Kepala Dinas Sosial Kab Kuningan.)



7DETIKDOTCOM, KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT, - Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Sosial (Dinsos)pada saat ini tengah mematangkan proyek strategis nasional berupa pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Cikandang Kecamatan Luragung. Dana pembangunannya dialokasikan Rp300 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja nasional (APBN). 

Perlu kita ketahui bersama, Mega proyek yang sangat fantastis tersebut diproyeksikan menjadi solusi permanen dalam memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui jalur pendidikan formal yang terpadu dan berkualitas tinggi. Namun pembangunan lembaga pendidikan termewah bagi rakyat miskin Kabupaten Kuningan tersebut bukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melainkan di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Pasalnya, apakah nanti, akankah sosok Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan yang merangkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos, Uu Kusmana, akan tegak berdirk mampu memegang amanah untuk mentuntaskan mega proyek ini, secara baik dan benar?

" Karena Bangunan Sekolah Rakyat dengan anggaran ratusan miliar akan dibangun secara permanen di atas lahan milik Pemerintah Daerah (Pemda) yang berlokasi di Desa Cikandang. Akankah semua bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya, lalu perusahaan manakah yang akan mendapatkan untuk pengerjaannya tersebut?"

Dalam hal tersebut, Pemilihan lokasi wilayah Kabupaten Kuningan bagian timur tersebut didasarkan pada ketersediaan lahan satu hamparan dengan luas di atas 5 hektar. Hal itu sebagai syarat teknis utama pembangunan kompleks pendidikan berskala besar. Ditambah lagi, untuk mengakselerasi pemerataan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia agar tidak hanya terpusat di area perkotaan dan sekitarnya. Selasa (24/02/26.)

Sesuai linimasa yang telah ditetapkan, pembangunannya ditargetkan dimulai  dalam waktu dekat, yaitu pada bulan Agustus 2026 besok. Dirancang dengan konsep yang sangat berpihak pada masyarakat prasejahtera karena hanya diperuntukan bagi anak-anak keluarga Desil 1, maka seluruh biaya pendidikan digratiskan 100 persen tanpa ada embel-embel apa pun. 

"Dan keunggulan Sekolah Rakyat Kuningan dibandingkan dengan sekolah reguler pada umumnnya cukup banyak. Termasuk jaminan kesejahteraan siswa yang paripurna. Semua siswa mendapatkan fasilitas makan sebanyak 3 kali sehari ditambah 2 kali kudapan (snack) secara cuma-cuma."

Rencananya, sekolah ini pun diproyeksikan mampu mengakomodasi hingga 1.000 siswa yang mencakup jenjang pendidikan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) hingga sekolah menengah atas (SMA). 

" Dan hal tersebut menjadi kesempatan emas bagi seluruh warga prasejahtera untuk bisa menyekolahkan anak-anaknya tanpa pusing memikirkan biaya pendidikan." 

( Jhn005 )