( Yanto, saat ditemui sedang lakukan pengolahan ayam potong segar, di kediamannya. di RT 05/02, Desa Caracas, Kec Cilimus Kuningan.)
7DETIKDOTCOM, KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT,- Pria ber-awakan kurus tinggi, yang akrab di sapa Yanto, yang saat ini masih menekuni usaha di bidang pemotongan ayam segar sekaligus penyuplai pada para pedagang kecil di wilayah Juningan Utara, khususnya di Kecamatan Cilimus, dirinya hampir kurang lebih 20 tahun tersebut, masih melakoni semua usaha yang dijalani bersifat mandiri.
Dan yang lebih patut di acungi jempol, dirinya menekuni usaha di bidang tersebut hanya di bantu istri dan 1 orang anaknya, yang masih duduk di bangku SMP.
Dirinya mengaku, jatuh bangun dalam usaha yang saat ini ditekuninyabitu, bahkan tanpa ada bantuan dari pihak Pemerintah, khususnya dari Diskopdagperin Kuningan. Dan saat 7detikcom, bertandang ke tempat usahanya yang berada di Desa Caracas, tepatnya di RT 05, RW 02, Kec Cilimus, dirinya mengatakan.
"Usaha yang saya tekuni ini, memang bersifat mandiri dan secara berkala, dan untuk masalah harga ayam potong segar yang saya jual ini, sudah ada yang menerima, ya, para pelanggan saya. Terus dari harganya sendiri variasi pak. Ya, kalau hargakan tergantung harga belanja, serta harganya juga turun naik pada setiap harinya." Terang Yanto, pada 7detikdotcom, Sabtu pagi, (01/02/26.)
Selain itu, Yanto juga menambahkan, memang kalau di Ayam itu fluktuatif jadi kenaikan serta harganya juga naik turun, selalu bisa berubah tiap hari gitu. Dan kadang memang lagi naik ya kita ikut naik kalau lagi turun ya kita ikut turun, jadi Tergantung situasi harga belanja. Jelasnya.
Kalau untuk saya jual ayam potong segar ini, kadang ke pedagang ayam kaki lima, serta ke para pedagang makanan, seumpama ke rumah makan dan beberapa pedagang lainnnya.
"Kalau saya awal dulu ya memang isi ke pasar kalau sekarang justru saya lepas pasangnya. Dan saya juga ngisi langsung ke penjual makanan pecel lele kayak warung makan gitu . Terus kayak pedagang chicken kaki lima juga ,jadi langsung ke pembeli untuk saat ini harganya yang terkira berapa Kalau saya jual untuk pelanggan variatif ada yang 37 ada yang 38 ada yang 35 jadi memang tergantung, selain itu juga, kadang saya bisa potong sebanyak 50 ekor atau lebih, dan bila di kilo kadang 40kg bahkan sampai 100kiloan." Paparnya.
untuk kebutuhan semua tergantung para pelanggan. Peluk kreatif sih, kalau yang selain daging, kadang kepala, kadang ceker Kadang hati, itu juga ada yang beli.
"Dan itu kita bisa jual, ya tergantung kita serta kedekatan sama pelanggan," Tandas Yanto, yang rumah berlokasi di RT 005, RW 002, Desa Caracas.
Dan perlu kita ketahui bersama, apakah Disperindag Kuningan harus peduli dengan para UMKM.
wajib peduli dan bertanggung jawab atas pembinaan serta pengembangan UMKM. UMKM diakui sebagai tulang punggung perekonomian daerah yang memiliki peran vital dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kuningan.
Berikut adalah alasan dan bukti peran Diskopdagperin Kuningan dalam peduli terhadap UMKM:
- Fokus Mendorong "UMKM Naik Kelas": Diskopdagperin Kuningan secara aktif menjalankan program "UMKM Naik Kelas" untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, sertifikasi, dan perluasan jangkauan pemasaran.
- Target Strategis dan Digitalisasi: Pada tahun 2025, dinas ini fokus mendorong ratusan UMKM untuk beralih ke ekosistem digital (go digital), dari sekadar berjualan di pasar tradisional ke pasar online (ponsel) untuk meningkatkan daya saing.
- Pendampingan dan Kemitraan: Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat komitmen dengan memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di berbagai desa dan kecamatan. Salah satu fokusnya adalah memfasilitasi kemitraan antara UMKM lokal dengan toko ritel modern.
- Apresiasi dan Motivasi: Diskopdagperin rutin memberikan apresiasi, motivasi, dan fasilitasi bagi UMKM untuk mengikuti expo atau pameran, seperti yang dilakukan di Pandapa Paramartha.
Oleh karena itu, kepedulian Diskopdagperin Kuningan terhadap UMKM adalah bentuk nyata pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dalam pengembangan ekonomi lokal.
( Jhn003/Re009.)