Di Kuningan, Marak Beredar Rokok Ilegal, Harga Murah, Penjualnya Untung Besar

  ( Illustrasi Beragam Jenis Merek Rokok Ilegal, Serta Masih Banyak Lagi, Penjual Untung Besar: "Negara, Dan Pemilik Rokok Legal, Gigit Jari. ") 


7DETIKDOTCOM, KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT, - Maraknya peredaran rokok ilegal di Kabupaten Kuningan, di beberapa wilayah di beberapa Kecamatan dan Desa. Hal ini membuat sejumlah pedagang rokok mengeluh. Pasalnya rokok ilegal yang bebas beredar membuat persaingan usaha tidak sehat. Sebab produsen rokok ilegal dapat menjual dengan harga lebih murah dibanding produsen yang mematuhi aturan.

Ironisnya si pedagang eceran rokok ilegal di warung-warung dan toko-toko di buat menjadi sangat di untungkan, pasalnya, beli murah, harganya di jual lumayan punya harga, hingga membuat si pedagang mendapatkan keuntungan yang besar. Rabu pagi ( 21/01/26.) 

Fenomena peredaran rokok ilegal tanpa cukai memang marak terjadi. Hal ini merupakan pelanggaran hukum di Indonesia dan menimbulkan kerugian besar bagi negara karena mengurangi penerimaan pajak dari pita cukai. 

Berikut adalah beberapa aspek terkait maraknya rokok ilegal tanpa cukai:

"Kerugian Negara: Pemerintah kehilangan potensi pendapatan negara yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan pelayanan publik."

Dampak Ekonomi: Industri rokok legal merasa dirugikan karena adanya persaingan tidak sehat dengan produk ilegal yang harganya jauh lebih murah.

Risiko Kesehatan: Kualitas dan keamanan rokok ilegal tidak terjamin karena tidak melalui pengawasan pemerintah.

"Aspek Hukum: Produsen, distributor, dan penjual rokok ilegal dapat dikenakan sanksi pidana, termasuk denda ratusan juta rupiah dan hukuman penjara maksimum 3 sampai 5 tahun lamanya. "

Pemerintah, melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), terus melakukan berbagai upaya penindakan dan sosialisasi untuk menekan peredaran rokok ilegal, termasuk operasi pasar dan penguatan pengawasan. 

Jika Anda memiliki informasi mengenai peredaran rokok ilegal, Anda dapat melaporkannya melalui saluran resmi yang tersedia, seperti situs web atau kantor Bea Cukai terdekat. 

( Jn09/Ne03.)